Media PublikMedia Publik
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Font ResizerAa
Media PublikMedia Publik
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Search
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Follow US

BaraNusa: Jakarta Tak Butuh Pencitraan, Butuh Sikap Tegas Usut Kematian Bambang*

Last updated: August 30, 2026 5:57 pm
Redaksi
Published: August 30, 2026
Nasional
3 Min Read
Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan,
SHARE

Media-publik.co Jakarta — Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa) Adi Kurniawan mengkritik langkah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mendatangi rumah duka Bambang Setiyawan, warga Pejompongan yang meninggal dunia setelah menjadi korban dalam kericuhan 27 Agustus 2026.

Adi mengapresiasi niat Pramono memberikan perhatian kepada keluarga korban, termasuk menawarkan pekerjaan kepada anak Bambang. Namun, menurutnya, seorang gubernur tidak cukup hanya hadir dan memberikan bantuan kepada keluarga korban.

“Datang ke rumah duka tentu baik. Memberikan perhatian kepada keluarga korban juga baik. Tetapi jangan berhenti di situ. Gubernur DKI Jakarta harus menunjukkan sikap konkret dan keberpihakan kepada warga Jakarta yang menjadi korban kekerasan,” kata Adi Kurniawan, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Adi, persoalan utama yang harus segera dijawab adalah bagaimana negara memberikan keadilan kepada Bambang dan keluarganya.

“Rakyat Jakarta tidak membutuhkan pencitraan. Rakyat Jakarta membutuhkan sikap yang tegas. Jangan sampai keluarga korban hanya mendapatkan pekerjaan atau bantuan, tetapi pelaku penganiayaan terhadap Bambang tidak segera ditangkap dan diproses hukum,” tegasnya.

Adi mendesak Pramono Anung menggunakan kewenangannya sebagai kepala daerah untuk memastikan seluruh aparat terkait memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut.

“Pak Pramono adalah Gubernur Jakarta. Jangan hanya datang melayat. Dorong dan kawal penanganan kasus ini sampai tuntas. Pemerintah Provinsi DKI harus berdiri bersama rakyat yang menjadi korban,” ujarnya.

BaraNusa juga mendesak Polda Metro Jaya segera mengungkap secara transparan siapa saja yang terlibat dalam penganiayaan terhadap Bambang.

“Polda Metro Jaya harus bekerja profesional. Segera identifikasi, tangkap dan proses hukum para pelaku apabila bukti-buktinya telah cukup. Jangan sampai kasus kematian warga Jakarta ini berhenti tanpa kejelasan,” kata Adi.

Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui bagaimana Bambang bisa menjadi korban dalam kericuhan tersebut dan siapa yang bertanggung jawab atas kekerasan yang dialaminya.

“Kalau memang ada orang yang melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia, maka harus dipertanggungjawabkan secara hukum. Jangan ada impunitas. Siapa pun pelakunya, harus diproses sesuai hukum,” tegas Adi.

Adi juga meminta Pramono Anung tidak sekadar memberikan solusi jangka pendek kepada keluarga Bambang, tetapi memastikan keluarga korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan hingga proses hukum selesai.

“Yang dibutuhkan keluarga Bambang bukan hanya pekerjaan untuk anaknya. Mereka membutuhkan keadilan. Dan keadilan itu harus diwujudkan dengan mengungkap pelaku, menangkap pelaku, serta memastikan proses hukum berjalan transparan,” pungkasnya.

TAGGED:BaranusaPramono Anung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Threads Copy Link Print

Terbaru

Penyidik Pakai Surat Prostitusi Tangkap Gabriel, LBH Peradi Profesional Lapor ke Propam Polri
Nasional
Mukhsin Nasir: MBG Terancam Gagal Karena Dikuasai Perantara, Bukan Pelaku Usaha Nyata
Nasional
Lelang Aset Rp1,75 Miliar Berujung Gugatan, Nasabah Seret BCA ke Pengadilan
Daerah
Marwan Jafar: Pemegang Polis Asuransi Harus Terjamin dan Terlindungi
Nasional
Kritik Atas Pengkritik Gerakan: Saat Diagnosis Lupa Memeriksa Siapa yang Memeriksa
Nasional
Soroti Tata Kelola MBG, Nata Sutisna: Anak-anak Bukan Sekadar Angka dalam Laporan
Nasional

You Might Also Like

Nasional

Biaya Rawat Rp1 Miliar Belum Lunas, Sri Rahayu Ditahan di RS dan Diteror Surat Somasi ​

September 10, 2026
Nasional

BaraNusa: Kasus Keracunan Sidoarjo Bukti MBG Gagal, Minta Evaluasi Total

September 3, 2026
Nasional

Hasil Urunan Warga, Jembatan Mekarsari Simbol Semangat yang Tak Pernah Padam

August 20, 2026
Nasional

CBA Bongkar Remunerasi BPD Jambi: Gaji-Bonus Naik, Layanan Nasabah Dipertanyakan

August 20, 2026
Media PublikMedia Publik
Copyright (c) Media-Publik.co All Right Reserved
  • Beranda
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?