Media PublikMedia Publik
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Font ResizerAa
Media PublikMedia Publik
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Search
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Follow US

Cegah Rekening Ganda, Marwan Jafar Minta Program 200 Juta Rekening Gratis Prioritaskan Warga Unbanked

Last updated: September 10, 2026 8:10 am
Redaksi
Published: September 10, 2026
Nasional
2 Min Read
Foto istimewa/Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKB, Marwan Jafar.
SHARE

Media-publik.co Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKB, Marwan Jafar, mendesak pemerintah memastikan program pembukaan 200 juta rekening massal benar-benar memprioritaskan masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan (unbanked). Program amanah Presiden Prabowo Subianto yang melibatkan BRI dan BSI dengan saldo awal Rp50.000 per rekening ini dinilai berpotensi kurang efektif jika berujung pada kepemilikan rekening ganda.

“Amanah Presiden Prabowo untuk membuka rekening secara massal harus dipastikan tepat sasaran. Masyarakat yang sama sekali belum memiliki rekening perbankan harus menjadi prioritas. Jangan sampai seseorang yang sudah memiliki rekening di bank lain kemudian dibukakan lagi di BRI atau BSI,” ujar Marwan di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Marwan menegaskan, kunci keberhasilan program pemilikan rekening bagi lebih dari 200 juta warga ini terletak pada ketatnya verifikasi dan validasi data calon penerima di lapangan. Langkah identifikasi dini sangat krusial guna mencegah adanya penumpukan insentif atau tumpang tindih data penerima manfaat.

“Jangan sampai karena mengejar target pembukaan rekening, kemudian terjadi tumpang tindih penerima. Data harus diverifikasi dengan baik agar satu orang tidak menerima rekening atau dana pembukaan secara ganda,” tegasnya.

Mantan Menteri Desa ini menilai, insentif saldo awal Rp50.000 dari pemerintah akan berdampak luas jika difokuskan pada warga daerah terpencil yang menghadapi hambatan geografis maupun finansial. Namun, efektivitas inklusi keuangan tidak boleh hanya diukur dari kuantitas angka rekening yang berhasil dicetak.

“Literasi keuangan ini penting agar amanah Presiden Prabowo dapat terealisasikan. Jangan sampai masyarakat hanya memiliki rekening, tetapi tidak memahami cara menggunakannya, menjaga keamanan data, maupun memanfaatkan layanan secara bijak,” kata Marwan mendorong pendampingan berkelanjutan.

Guna menjaga akuntabilitas anggaran, Marwan mendesak pemerintah bersama perbankan pelaksana rutin melakukan pemantauan serta evaluasi secara berkala. Evaluasi tersebut mencakup identifikasi profiling penerima hingga keaktifan penggunaan transaksi rekening setelah diterbitkan.

“Evaluasi tidak hanya mengukur jumlah rekening yang berhasil dibuka, tetapi juga memeriksa ketepatan penerima, potensi rekening ganda, serta tingkat pemanfaatan rekening setelah dibuka,” pungkas Marwan. (Akbar)

TAGGED:Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKBMarwan JafarPrabowo Subianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Threads Copy Link Print

Terbaru

Dugaan Penggelapan 17 Sertifikat Tanah, Calon Dubes RI Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Hukum
Aab Bachtiar Turun Gunung, DPD PSI Lebak Perkuat Struktur DPC di Dapil 3
Daerah
Paradoks Finansial Gen Z: Antara Gaya Hidup Digital dan Inklusi Keuangan Syariah
Opini Publik
Tindak Lanjut Temuan BPK, Kejagung Diminta Bongkar Dugaan Korupsi di PT Pupuk Indonesia
Hukum
Cegah Kemacetan Pagi Hari, Kapolres Lebak Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Simpang Yaspati
Daerah
Camat Curugbitung Apresiasi Pembangunan Jalan Hotmix di Desa Cilayang, Masyarakat Diimbau Menjaga dan Merawat
Daerah

You Might Also Like

Nasional

Belum Ada Tersangka, Wildan Ansori Nasution Desak Transparansi Penanganan Kasus Korupsi Bogor

October 15, 2026
Nasional

Ahli Hukum Pidana Sebut Proses Hukum Gabriel Lumbantoruan Sarat Cacat Prosedur

October 2, 2026
Nasional

EN-LMND Desak Pemerintah Hentikan MBG, Alihkan Anggaran untuk Pendidikan Tinggi Gratis

October 3, 2026
Nasional

Kader Golkar Pimpin Kemenperin, Hafid Baso: Sarmuji Punya Modal Pengalaman Lengkap ​

October 2, 2026
Media PublikMedia Publik
Copyright (c) Media-Publik.co All Right Reserved
  • Beranda
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?