Media PublikMedia Publik
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Font ResizerAa
Media PublikMedia Publik
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Search
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Follow US

Muktamar NU ke-35, Gus Rozin Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

Last updated: August 26, 2026 10:54 am
Redaksi
Published: August 26, 2026
Daerah
3 Min Read
PBNU/Istimewa
SHARE

Media-Publik.co JOMBANG — Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, mengajak seluruh peserta Muktamar ke-35 NU mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan suasana riang gembira, penuh persaudaraan, dan semangat silaturahmi antarnahdliyin.

Menurut Gus Rozin, Muktamar tidak semestinya hanya dipandang sebagai forum untuk menentukan kepemimpinan NU. Lebih dari itu, Muktamar merupakan momentum untuk mempertemukan warga NU dari berbagai daerah sekaligus memperkuat ukhuwah nahdliyah.

“Muktamar ini harus menjadi bagian dari silaturahmi nahdliyin. Kita datang dengan riang gembira, bertemu saudara-saudara dari berbagai daerah, dan bersama-sama menjaga ukhuwah nahdliyah,” kata Gus Rozin menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Ketua PWNU Jawa Tengah itu berharap suasana persaudaraan mewarnai seluruh rangkaian Muktamar, mulai dari kedatangan peserta, persidangan, hingga proses pengambilan keputusan.

Ia menilai perbedaan pilihan dalam forum Muktamar merupakan hal yang wajar dalam organisasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menghilangkan ikatan persaudaraan sebagai sesama warga Nahdlatul Ulama.

“Boleh berbeda pilihan, tetapi jangan sampai berbeda dalam persaudaraan,” ujarnya.

Muktamar Bukan Sekadar Kontestasi

Gus Rozin menilai Muktamar memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar proses pemilihan Ketua Umum PBNU. Sebagai forum tertinggi organisasi, Muktamar menjadi ruang yang mempertemukan ulama, pengurus, kader, dan nahdliyin dari berbagai daerah.

Karena itu, momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk saling bertemu, bertukar pengalaman, sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap NU.

Ia mengingatkan peserta agar tidak larut dalam ketegangan kontestasi kepemimpinan. Menurutnya, seluruh peserta perlu menjaga suasana yang sehat dan penuh kegembiraan sebagai bagian dari tradisi persaudaraan NU.

“Jangan sampai Muktamar membuat kita kehilangan kegembiraan sebagai nahdliyin. Kita datang untuk bermusyawarah, bersilaturahmi, dan menentukan masa depan NU bersama-sama,” kata Gus Rozin.

Menjaga Ukhuwah Setelah Muktamar

Gus Rozin juga mengingatkan bahwa siapa pun yang nantinya mendapat amanah sebagai Ketua Umum PBNU, seluruh elemen NU harus tetap bersama-sama melanjutkan khidmah.

Menurutnya, persatuan NU tidak boleh berhenti setelah proses pemilihan selesai. Justru setelah Muktamar, seluruh energi organisasi harus kembali diarahkan untuk melayani jamaah, memperkuat pesantren, mengembangkan cabang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah sebagai Ketua PBNU, saya berharap seluruh elemen NU tetap dapat bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, dan melanjutkan khidmah kepada umat,” ujar Gus Rozin.

Ajakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari gagasan ishlah yang ditawarkan Gus Rozin dalam pencalonannya. Ia menyebut Muktamar harus menjadi momentum untuk memperbaiki hal-hal yang perlu diperbaiki, melanjutkan program yang sudah baik, sekaligus memperkuat kembali hubungan antarelemen NU.

Dengan demikian, Muktamar ke-35 diharapkan tidak meninggalkan sekat antara pemenang dan pihak yang kalah. Menurut Gus Rozin, yang harus menjadi pemenang adalah NU dan ukhuwah nahdliyah.

“Yang kita cari bukan sekadar siapa yang menang, tetapi bagaimana setelah Muktamar NU semakin kuat, semakin rukun, dan semakin bermanfaat bagi umat, bangsa, negara, dan masyarakat global,” katanya.  (Akbar)

TAGGED:PBNU
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Threads Copy Link Print

Terbaru

Dugaan Penggelapan 17 Sertifikat Tanah, Calon Dubes RI Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Hukum
Aab Bachtiar Turun Gunung, DPD PSI Lebak Perkuat Struktur DPC di Dapil 3
Daerah
Paradoks Finansial Gen Z: Antara Gaya Hidup Digital dan Inklusi Keuangan Syariah
Opini Publik
Tindak Lanjut Temuan BPK, Kejagung Diminta Bongkar Dugaan Korupsi di PT Pupuk Indonesia
Hukum
Cegah Kemacetan Pagi Hari, Kapolres Lebak Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Simpang Yaspati
Daerah
Camat Curugbitung Apresiasi Pembangunan Jalan Hotmix di Desa Cilayang, Masyarakat Diimbau Menjaga dan Merawat
Daerah

You Might Also Like

Daerah

Musyawarah Ponpes Al Bayan dan PT Aplus Pasipik Hasilkan Tiga Poin Kesepahaman

September 16, 2026
Daerah

Merawat Warisan Leluhur, SSI Gelar Pasanggiri Pencak Silat 2026 di Lebak

August 31, 2026
Daerah

Demo 250 Warga di Kantor Bupati Maybrat Berlangsung Aman, Kapolda Janji Usut Tuntas Dugaan Penembakan

August 19, 2026
Daerah

Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya Musnahkan 22,86 Gram Sabu

September 21, 2026
Media PublikMedia Publik
Copyright (c) Media-Publik.co All Right Reserved
  • Beranda
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?