Media PublikMedia Publik
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Font ResizerAa
Media PublikMedia Publik
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Search
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Follow US

Dave Laksono: Alutsista Canggih Tak Berarti Tanpa Prajurit yang Mampu Menguasainya

Last updated: October 8, 2026 5:48 am
admin
Published: October 8, 2026
Nasional
2 Min Read
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, Rabu (7/10/2026).
SHARE

Media-publik.co Jakarta — Pembaruan peralatan militer canggih belum menjamin kekuatan pertahanan negara jika tidak diimbangi kemampuan prajurit yang mengoperasikannya. Demikian ditegaskan Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, Rabu (7/10/2026). Menurutnya, modernisasi alutsista tidak boleh berhenti pada pengadaan belaka — ada pekerjaan rumah yang jauh lebih besar di belakangnya.

Alutsista Canggih Tanpa SDM Andal, Sia-sia

“Kekuatan pertahanan tidak hanya ditentukan seberapa modern peralatan yang dimiliki, tetapi kemampuan prajurit mengoperasikan dan merawatnya,” ujar Dave.

Ia menegaskan, pembaruan alutsista harus dibarengi kesiapan personel, kemampuan operasional, pemeliharaan yang andal, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Teknologi berkembang cepat — jika SDM tidak disiapkan, peralatan secanggih apa pun tidak akan berfungsi maksimal di saat dibutuhkan.

Papua: Lebih dari Sekadar Senjata

Beralih ke persoalan keamanan di Papua, Dave menegaskan TNI tetap menjalankan peran menjaga keamanan masyarakat dan menghadapi kelompok bersenjata sesuai tugas dan hukum yang berlaku. Namun, ia memperingatkan: pendekatan keamanan saja tidak akan menyelesaikan akar persoalan.

“Papua tidak bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan keamanan. Penanganan kelompok bersenjata harus tegas dan terukur, tetapi berjalan bersama penegakan hukum, pembangunan, pelayanan publik, serta pendekatan sosial yang melibatkan pemerintah daerah,” jelasnya.

Beda dengan Aceh, Tidak Bisa Disamakan

Dave mengakui kompleksitas Papua luar biasa. Geografinya luas dan sulit dijangkau, dinamika sosial beragam, persoalan pembangunan tertinggal, hingga tingkat kepercayaan masyarakat yang perlu dibangun kembali. Karena itu, ia menegaskan tegas:

“Tidak bisa disamakan begitu saja dengan pengalaman Aceh dan GAM. Setiap daerah punya sejarah, karakter masyarakat, dan dinamika konflik yang berbeda. Pendekatannya pun harus disesuaikan.”

Satu Arah, Bukan Berjalan Sendiri-sendiri

Kunci penyelesaian, kata Dave, adalah kesatuan arah. TNI menjaga keamanan sesuai mandat, aparat penegak hukum menindak pidana, dan pemerintah mempercepat pembangunan serta pelayanan publik. Semua bergerak bersama, bukan sendiri-sendiri.

Tujuannya sederhana: menciptakan suasana aman sehingga masyarakat Papua bisa beraktivitas tenang, anak-anak bersekolah, ekonomi tumbuh, dan keadilan terasa nyata. Komisi I DPR RI akan terus mengawasi agar langkah-langkah ini tetap berada di jalur hukum dan berkelanjutan.

TAGGED:Dave Laksono
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Threads Copy Link Print

Terbaru

Ariani Djalal: Konektivitas Wilayah Kunci Buka Potensi Baru Transportasi Laut
Nasional
Angkat Martabat Papua Lewat Musik, Meki Nawipa Dukung Papua Reagge Festival XI
Daerah
TNI Siapkan Tempat Tinggal Bagi Pengungsi Kebakaran Jelutung II
Nasional
Ariani Djalal: Ekosistem Pendidikan Kunci Bangun SDM Maritim Daerah Kepulauan
Nasional
Wujud Kepedulian, Kejari Bangka Selatan Bantu Warga Terdampak Kebakaran Dusun Serdang
Nasional
Selisih Hampir Rp8 Triliun, MTM Dinilai Kurang Efisien untuk Subsidi Pupuk
Nasional

You Might Also Like

Nasional

Turnamen Bulutangkis Otodidak Ciseke Berakhir, Solih-Acong Raih Juara Pertama

September 28, 2026
Nasional

Ahli Hukum Pidana Sebut Proses Hukum Gabriel Lumbantoruan Sarat Cacat Prosedur

October 2, 2026
Nasional

Satgas PKH Dianggap Abaikan Hak Adat, Warga Nabire Minta Kejelasan Aturan Penertiban

August 28, 2026
Nasional

LMND Soroti Ketimpangan Anggaran di Tengah Bencana Gempa NTT

August 19, 2026
Media PublikMedia Publik
Copyright (c) Media-Publik.co All Right Reserved
  • Beranda
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?