Media-Publik.co Jakarta — Pertemuan Fulham melawan Chelsea di Craven Cottage, Selasa (25/8) bukan sekadar laga pembuka musim Premier League 2026/2027. Pertandingan ini juga menjadi duel emosional dua pelatih asal Spanyol, Xabi Alonso dan Álvaro Arbeloa, yang selama bertahun-tahun menjadi rekan setim, tetapi kini harus berdiri di sisi berlawanan.
Alonso membawa Chelsea meraih kemenangan 3-2 atas Fulham yang ditangani Arbeloa dalam pertandingan yang berlangsung terbuka dan diwarnai lima gol.
Chelsea hanya membutuhkan 31 detik untuk membuka keunggulan. Cole Palmer melepaskan umpan terobosan yang disambut Joao Pedro dengan tembakan melengkung melewati kiper Fulham, Bernd Leno. Gol tersebut menjadi salah satu pembuka tercepat pada awal musim.
Fulham tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Pada menit ke-23, Joshua King berhasil menyamakan kedudukan melalui tembakan dari sudut sempit yang gagal dijangkau kiper Chelsea, Sanchez. Skor berubah menjadi 1-1.
Chelsea kembali unggul menjelang turun minum. Menit ke-41, Morgan Rogers yang didatangkan dengan nilai transfer £117 juta mencetak gol debutnya setelah menerima umpan Maxence Lacroix. Chelsea menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Memasuki babak kedua, Chelsea kembali memperlebar jarak. Baru empat menit pertandingan berjalan, Joao Pedro memberikan umpan matang kepada Cole Palmer yang dengan tenang menaklukkan Leno. Chelsea unggul 3-1.
Fulham terus memberikan tekanan. Menit ke-54, Gonzalo García memanfaatkan bola muntah di depan gawang Chelsea untuk memperkecil ketertinggalan. Skor berubah menjadi 2-3 dan membuat tuan rumah kembali memiliki harapan untuk menyamakan kedudukan.
Fulham kemudian meningkatkan tekanan dan menguasai hingga 61 persen penguasaan bola. Namun, dominasi tersebut tidak mampu dikonversi menjadi gol ketiga.
Chelsea bahkan sempat mencetak gol keempat melalui Joao Pedro pada menit-menit akhir. Namun, gol tersebut dianulir karena berada dalam posisi offside.
Hingga peluit panjang berbunyi, Chelsea mampu mempertahankan keunggulan 3-2 dan membawa pulang tiga poin dari Craven Cottage.
Di balik pertandingan tersebut, terselip kisah persahabatan panjang antara Alonso dan Arbeloa. Keduanya tercatat 262 kali bermain bersama di level klub dan tim nasional, termasuk ketika memperkuat Liverpool, Real Madrid, dan Timnas Spanyol.
Mereka juga menjadi bagian dari skuad Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010 serta meraih dua gelar Piala Eropa.
Musim lalu, perjalanan keduanya di Real Madrid juga berakhir secara berurutan setelah sama-sama meninggalkan klub. Kini, jalan mereka kembali berpotongan di tanah Inggris.
Alonso memimpin Chelsea, sementara Arbeloa menangani Fulham. Persahabatan yang terjalin selama puluhan tahun untuk sementara harus dikesampingkan. Di Craven Cottage, mereka bukan lagi rekan setim, melainkan dua pelatih yang bertarung untuk tiga poin.
(David)
