Media PublikMedia Publik
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Font ResizerAa
Media PublikMedia Publik
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Search
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Follow US

LMND Soroti Ketimpangan Anggaran di Tengah Bencana Gempa NTT

Last updated: August 19, 2026 8:47 am
Redaksi
Published: August 19, 2026
Nasional
4 Min Read
EN LMND/Dok. Istimewa
SHARE

Mediapublik.co JAKARTA — Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN-LMND) mendesak pemerintah mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). LMND menilai penanganan bencana tidak boleh berhenti pada tahap tanggap darurat, tetapi harus dilanjutkan dengan pemulihan kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

Desakan tersebut disampaikan LMND di tengah momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Organisasi tersebut menilai bencana yang melanda NTT menjadi ujian terhadap kehadiran dan keberpihakan negara kepada masyarakat yang terdampak.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dikutip LMND per 17 Agustus 2026, gempa bumi di NTT menyebabkan 68 orang meninggal dunia dan 213 orang mengalami luka-luka. Ribuan warga terdampak, sementara sekitar 4.500 rumah mengalami kerusakan.

Selain rumah warga, bencana juga berdampak terhadap sejumlah fasilitas publik, seperti fasilitas pendidikan dan kesehatan, tempat ibadah, jalan, jaringan listrik, serta komunikasi. Pemerintah telah mengerahkan bantuan logistik dan membentuk posko tanggap darurat, namun proses rehabilitasi dan rekonstruksi diperkirakan membutuhkan waktu panjang.

Ketua Bidang Dalam Negeri EN-LMND, Redho Balau, mengatakan penanganan bencana harus menjadi momentum untuk mengevaluasi arah pembangunan dan kebijakan anggaran pemerintah.

“Gempa bumi di Nusa Tenggara Timur bukan hanya menguji kesiapsiagaan negara, tetapi juga menguji keberpihakan negara kepada rakyat. Momentum kemerdekaan seharusnya menjadi momentum ketika seluruh rakyat merasakan kehadiran negara, bukan hanya dalam seremoni, tetapi dalam jaminan perlindungan, pemulihan, dan keadilan sosial,” kata Redho, Rabu (19/8/2026).

Menurut LMND, keberhasilan pembangunan tidak semestinya hanya diukur melalui pertumbuhan ekonomi dan besaran investasi. Pemerintah juga perlu memastikan terpenuhinya hak-hak sosial masyarakat, terutama ketika terjadi bencana yang menyebabkan warga kehilangan tempat tinggal, akses layanan dasar, serta sumber penghidupan.

LMND juga mengaitkan persoalan tersebut dengan arah kebijakan anggaran nasional. Organisasi itu mendorong agar APBN digunakan sebagai instrumen redistribusi untuk memperkuat perlindungan masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki tingkat kerentanan bencana tinggi dan kapasitas fiskal terbatas.

“Pemerintah harus memastikan bahwa rehabilitasi pascabencana tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi juga memulihkan kehidupan masyarakat melalui politik redistribusi, pemerataan anggaran, perlindungan sosial, dan pembangunan yang berkeadilan,” ujar Redho.

LMND berpandangan, kebijakan pembangunan dan penganggaran perlu diarahkan untuk memperkuat infrastruktur tahan bencana, layanan kesehatan, keberlanjutan pendidikan dalam situasi darurat, serta pemulihan ekonomi bagi masyarakat yang kehilangan mata pencaharian.

Selain menyampaikan tuntutan kepada pemerintah, EN-LMND juga melakukan aksi kemanusiaan pada 18 Agustus 2026 sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat terdampak gempa di NTT. Aksi tersebut dilakukan melalui penggalangan bantuan dan dukungan bagi para korban bencana.

LMND menilai keterlibatan masyarakat dalam proses pemulihan juga penting agar kebijakan rehabilitasi dan rekonstruksi sesuai dengan kebutuhan warga terdampak. Menurut organisasi tersebut, pemulihan tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan kembali infrastruktur, tetapi juga harus memastikan masyarakat dapat kembali menjalankan kehidupan sosial dan ekonominya.

“Pemerintah harus memastikan rehabilitasi dan rekonstruksi di Nusa Tenggara Timur mengedepankan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama, memperkuat sistem mitigasi bencana nasional, memastikan keterlibatan masyarakat dalam proses pemulihan, serta menjadikan politik redistribusi sebagai arah kebijakan pembangunan nasional,” tegas Redho.

LMND berharap tragedi gempa di NTT menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat sistem mitigasi bencana sekaligus memperbaiki kebijakan pembangunan dan distribusi anggaran. Bagi organisasi tersebut, kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui peringatan seremonial, tetapi juga melalui kemampuan negara memberikan perlindungan, pemulihan, dan jaminan kehidupan yang layak bagi seluruh masyarakat. (Red)

TAGGED:EN LMND
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Threads Copy Link Print

Terbaru

Dugaan Penggelapan 17 Sertifikat Tanah, Calon Dubes RI Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Hukum
Aab Bachtiar Turun Gunung, DPD PSI Lebak Perkuat Struktur DPC di Dapil 3
Daerah
Paradoks Finansial Gen Z: Antara Gaya Hidup Digital dan Inklusi Keuangan Syariah
Opini Publik
Tindak Lanjut Temuan BPK, Kejagung Diminta Bongkar Dugaan Korupsi di PT Pupuk Indonesia
Hukum
Cegah Kemacetan Pagi Hari, Kapolres Lebak Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Simpang Yaspati
Daerah
Camat Curugbitung Apresiasi Pembangunan Jalan Hotmix di Desa Cilayang, Masyarakat Diimbau Menjaga dan Merawat
Daerah

You Might Also Like

Nasional

Pedagang Gelora-Palmerah Deklarasikan PAGAR PALMERAH, Satukan Aspirasi dan Komitmen Jaga Ketertiban

September 16, 2026
Nasional

Relawan All Cipayung Nusantara: Tuduhan Dasco Lindungi Roy Suryo Tak Berdasar dan Bermuatan Politik

September 16, 2026
Nasional

HANTARU 2026, Kakanwil BPN Banten Tegaskan Transformasi Pelayanan Bukan Sekadar Slogan

September 24, 2026
Nasional

Semua  Relawan  Wajib  Solid  Dukung  Prabowo‑Gibran  sampai  2029, Pesan  Jokowi  di  Ramah‑tamah  Relawan

August 26, 2026
Media PublikMedia Publik
Copyright (c) Media-Publik.co All Right Reserved
  • Beranda
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?