Media PublikMedia Publik
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Font ResizerAa
Media PublikMedia Publik
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Search
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Opini Publik
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Sosok
Follow US

LBP Sebut Ijasah Tak Penting, Pakar : Bubarkan Saja Sekolah dan Seluruh Universitas di Indonesia

Last updated: October 11, 2026 1:49 pm
admin
Published: October 11, 2026
Nasional
3 Min Read
Luhut Binsar Pandjaitan (LBP)
SHARE

Media-publik.co Jakarta – Gema usulan untuk membubarkan sekolah Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) di wilayah Sumatera Utara terus bergema di ruang publik, memicu gelombang reaksi dari kalangan pendidik dan pengamat kebijakan nasional. Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai pernyataan‑pernyataan yang muncul di tengah perdebatan itu telah menyakiti perasaan kaum akademisi yang selama ini menjaga iklim berpikir kritis di dunia pendidikan Indonesia.

“Banyak kalangan akademisi merasa lembaga LBP tampak lebih sering tampil membela mantan atasannya daripada menjadi ruang belajar yang netral. Persepsi itu membuat muncul tuduhan lembaga ini anti‑pendidikan. Ketika kemudian muncul seruan untuk membubarkannya, itu bukan sekadar ucapan biasa, melainkan luapan kegelisahan yang sudah lama terpendam,” ujar Jerry Massie.

Ia memperingatkan bahwa jika perdebatan ini hanya berputar pada saling serang tanpa dasar data yang jelas, hal‑hal yang berkembang bisa menjadi “racun pendidikan” yang merusak semangat berpikir ilmiah di kampus dan lembaga belajar lainnya.

Di tengah kontroversi seputar lembaga pendidikan itu, ruang publik juga kembali ramai membahas rekam‑jejak era pemerintahan sebelumnya. Berbagai narasi yang beredar menyebutkan adanya dugaan pengelolaan sumber daya alam yang kurang menguntungkan bangsa, mulai dari pasir, wilayah laut hingga proyek IKN yang dikhawatirkan lebih banyak memberi manfaat kepada pihak asing.

Muncul pula angka‑angka perbincangan seperti dugaan kerugian korupsi hingga Rp 3 000 triliun dan besaran utang negara yang disebut mencapai Rp 8 500 triliun, serta sorotan terhadap aset yang disebut‑sebut bernilai sekitar Rp 1,9 triliun bahkan lebih. Jerry Massie menegaskan bahwa semua angka tersebut masih merupakan narasi publik, belum menjadi hasil audit resmi lembaga negara.

“Ketika angka‑angka besar itu terus dibicarakan tanpa bukti audit yang terbuka, kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan negara bisa semakin goyah. Karena itu saya menyerukan agar dilakukan audit yang transparan dan menyeluruh terhadap aset‑aset yang menjadi sorotan, untuk menjawab keraguan yang tumbuh di masyarakat,” tegas Jerry Massie.

Ia menambahkan bahwa meskipun kebebasan berpendapat harus dihargai, semua pihak perlu berhati‑hati agar tidak membuat dunia pendidikan terjebak dalam pertikaian politik yang tidak produktif.

Menurutnya, perdebatan yang sehat seharusnya mengajak bangsa memperbaiki sistem pendidikan dan tata‑kelola sumber daya alam, bukan hanya saling menyerang tokoh atau lembaga tertentu. Ia berharap para akademisi, pembuat kebijakan dan masyarakat luas dapat terus mengedepankan data‑data terverifikasi dalam setiap diskusi penting bagi masa depan Indonesia.

TAGGED:Jerry Massie
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Threads Copy Link Print

Terbaru

Ariani Djalal: Konektivitas Wilayah Kunci Buka Potensi Baru Transportasi Laut
Nasional
Angkat Martabat Papua Lewat Musik, Meki Nawipa Dukung Papua Reagge Festival XI
Daerah
TNI Siapkan Tempat Tinggal Bagi Pengungsi Kebakaran Jelutung II
Nasional
Ariani Djalal: Ekosistem Pendidikan Kunci Bangun SDM Maritim Daerah Kepulauan
Nasional
Wujud Kepedulian, Kejari Bangka Selatan Bantu Warga Terdampak Kebakaran Dusun Serdang
Nasional
Selisih Hampir Rp8 Triliun, MTM Dinilai Kurang Efisien untuk Subsidi Pupuk
Nasional

You Might Also Like

Nasional

Setelah Penahanan Kurator, KAMAKSI Minta Evaluasi Pengawasan Dana Jaminan Tambang Nasional

October 12, 2026
Nasional

Gus Yahya: Transformasi NU Harus Mengakar Hingga Ranting, Siapkan Visi NU 2050

August 22, 2026
Nasional

10 Tahun Penjara, Rp800 Miliar, dan Tanah 105,9 Hektare: Ini Hukuman yang Harus Dijalankan Alexander

September 24, 2026
Nasional

Cegah Rekening Ganda, Marwan Jafar Minta Program 200 Juta Rekening Gratis Prioritaskan Warga Unbanked

September 10, 2026
Media PublikMedia Publik
Copyright (c) Media-Publik.co All Right Reserved
  • Beranda
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?